Minggu, 28 Desember 2008

Jalan Raya Meruyung

Alhamdulillah... Setelah sebulan angkot 102 jurusan parung bingung- cinere itu melintasi jalan komplek rumah ku (jalan Alternatif selama pembangunan jalan raya). Sekarang Fadil bisa jalan-jalan sore lagi tanpa debu dan deru motor, mobil dan angkot yang bersliweran di dalam komplek. Ya, jalan raya Meruyung telah selesai dibetonisasi. Meski bis-bis menuju masjid 'tujuan wisata' kubah emas Al Mahri memang belum bisa lewat (parkirnya masih jauh), tapi mobil kecil dan motor sudah bisa lalu lalang dengan nyaman.

Kalau sebelumnya melalui jalan raya meruyung pake acara 'ajrut-ajrutan' dalam mobil karena banyak lubang. Atau di musim hujan jalan di depan pemakaman jadi kubangan besar, kini tidak lagi. Proyek akhir tahun dari Pemda ini sudah bisa dirasakan oleh pengendara yang melintasi Parung bingung - Cinere. Tapi sepanjang jalan ini, aku tidak melihat selokan yang disiapkan. ??!? Bagaimana nih pak perencanaan dinas tata kota, semoga gak nunggu banjir.

Jadi kapan main ke rumah Fadil tante?

Mau ziarah ke Al Mahri? mampir ke rumah Fadil ya... 7 menit doang koq!