Selamat Tahun Baru
1 Muharram 1430 H
sEmoGa ALLAH
aMpunI DOsa N kHilAf kITa yg TLah lalu
bIMbinG dAn rIDhoi kITa haRi iNI
BerkAHi KITA KemARin, haRi iNi dan eSOk Hari
cIntAi kItA SElaLU
informasi untuk ibu dan calon ibu
Selamat Tahun Baru
1 Muharram 1430 H
sEmoGa ALLAH
aMpunI DOsa N kHilAf kITa yg TLah lalu
bIMbinG dAn rIDhoi kITa haRi iNI
BerkAHi KITA KemARin, haRi iNi dan eSOk Hari
cIntAi kItA SElaLU
Alhamdulillah... Setelah sebulan angkot 102 jurusan parung bingung- cinere itu melintasi jalan komplek rumah ku (jalan Alternatif selama pembangunan jalan raya). Sekarang Fadil bisa jalan-jalan sore lagi tanpa debu dan deru motor, mobil dan angkot yang bersliweran di dalam komplek. Ya, jalan raya Meruyung telah selesai dibetonisasi. Meski bis-bis menuju masjid 'tujuan wisata' kubah emas Al Mahri memang belum bisa lewat (parkirnya masih jauh), tapi mobil kecil dan motor sudah bisa lalu lalang dengan nyaman.
Kalau sebelumnya melalui jalan raya meruyung pake acara 'ajrut-ajrutan' dalam mobil karena banyak lubang. Atau di musim hujan jalan di depan pemakaman jadi kubangan besar, kini tidak lagi. Proyek akhir tahun dari Pemda ini sudah bisa dirasakan oleh pengendara yang melintasi Parung bingung - Cinere. Tapi sepanjang jalan ini, aku tidak melihat selokan yang disiapkan. ??!? Bagaimana nih pak perencanaan dinas tata kota, semoga gak nunggu banjir.
Jadi kapan main ke rumah Fadil tante?
Mau ziarah ke Al Mahri? mampir ke rumah Fadil ya... 7 menit doang koq!
Sudah menjadi ‘tren’ di rumah ku musim liburan sekolah bunga-bunga bermekaran di halaman. Mulai dari anggrek merpati, anggrek bulan favorit ku, sampai mawar beraneka warna menghiasi pot-pot. Liburan akhir Desember kali ini giliran mekar bunga Alamanda, bunga aster putih, bunga kuning –yang aku gak tau namanya- dan mawar pink. Wow, jangan bayangin di rumah ku seperti kebun bunga yang tak henti mekar (flowerous flowers).
Aku memang senang berkebun, suka bunga –seperti kebanyakan perempuan-, tapi sayang gak pinter merawatnya. Bunga-bunga yang bermekaran tiap liburan sekolah, itu karena aku siapin pas mertua mau datang. . Mertuaku sammmaaa banget sama ibuku, sama-sama suka tanaman, sama-sama suka bunga. Jadilah bunga sebagai penyambutan datangnya mertua yang bertandang ke rumah di liburan semester. Nyenengin hati mertua, memanjakan diri dengan flowerous flowers gak salah kan? Beli beberapa pot bunga yang siap mekar di tukang kembang sepanjang Jl. Nusantara – Depok 1. Lalu di tanam di depan rumah atau di pot-pot plastik dan tanah liat.
Dan akhirnya berharap, diantara bunga-bunga itu ada yang setia menemani tidak hanya saat liburan semester.
Seperti malam-malam sabtu biasanya, di komplek warga blok D kumpul. arisan sekalian pengajian (atau pengajian sekalian arisan?). Kultumnya dari ust.Khairulloh, beliau sampaikan pelajaran imam ghozali pada murid-muridnya.
imam ghozali bertanya,"Apa yang paling dekat di dunia ini?". Murid-murid menjawab orang tua, tetangga, saudara, anak, isteri, suami, dll. "benar, tapi yang paling dekat adalah kematian. maka bersiap-siaplah menghadapinya, ia bisa datang kapan saja dan tak ada yang dapat menghindar darinya. Tidak pandang bulu, orang kaya, orang miskin, tidak berarti orang tua dahulu atau bisa jadi yang muda menyusul. Tiada yang bisa menawar, diplomat sekalipun. Tak bisa menawar agar orang sudah lama sakit duluan, sehat belakangan. Suami duluan atau isteri belakangan." sahut sang imam.
"Apa yang paling jauh?" tanya imam ghozali. planet-planet, galaksi, ujung jalan,dll. "benar, namun yang paling jauh adalah masa lalu. karena jika ia berlalu maka kita tidak akan pernah menemuinya lagi."
Masa cuti melahirkan 3 bulan ku sudah habis. Sudah 11 hari aku masuk kerja. Stok ASI sudah disiapkan. Fadil pun mulai terbiasa ditinggal. Kalau aku mengeluarkan motor dari garasi, fadil akan berlari tergesa ke depan pintu dan bersiap-siap " umi... da dah.. da dah... mmmuah" kiss bye. Atau kadang-kadang ia ingin ikut naik motor sampai rumah temannya di dekat gerbang komplek.
Diandra pun tampak manis, selama ditinggal ke kantor (kata mbak) ia mau menyusu menggunakan botol. Tapi kalau aku pulang, botolnya ditinggalkan, gak mau lagi dia. pintar! Sekitar jam 3 atau setengah empat biasanya aku sudah sampai rumah (kalau gak mampir ke itc dulu). Sengaja cari kantor yang seputar depok biar cepat sampai rumah. 2 bulan kedepan di kampus yang merangkap kantor ku mahasiswa sedang praktek di rumah sakit, jadi ya waktu lebih fleksibel. Pulang bimbingan ke rumah sakit bisa langsung pulang ke rumah.
Besok pagi mulai lagi rutinitasku. Ajak anak-anak (Fadil n Diandra) jalan-jalan sambil cari sayur. Masak, mandiin dede Dian, terus nyuapin Fadil. Belakangan ini Fadil gak ikut jalan-jalan pagi karena bangunnya siang, jam setengah tujuh atau jam tujuh. Lalu siap-siap berangkat ke kantor lagi. Semoga bernilai ibadah, bukan cuma aktifitas rutin.
A. Pengertian
Standar kompetensi anak usia dini adalah standar kemampuan anak usia 0-6 tahun yang didasarkan pada perkembangan anak. Standar kompetensi ini digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan kurikulum anak usia dini.
B. Standar Kompetensi Anak Usia Dini
Standar kompetensi anak usia dini terdiri atas pengembangan aspek-aspek sebagai berikut:
BAB V
PENGEMBANGAN KURIKULUM
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
A. Pengertian
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan belajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelengaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
B. Prinsip-prinsip Pengembangan
1. Bersifat komperhensif
Kurikulum harus menyediakan pengalaman belajar yang meningkatkan perkembangan anak secara menyeluruh dalam berbagai aspek perkembangan .
2. Dikembangkan atas dasar perkembangan secara bertahap.
Kurikulum harus menyediakan berbagai kegiatan dan interaksi yang tepat didasarkan pada usia dan tahapan perkembangan setiap anak. Program menyediakan berbagai sarana dan bahan untuk anak dengan berbagai kemampuan.
3. Melibatkan orang tua
Keterlibatan orang tua sebagai pendidik utama bagi anak. Oleh karena itu peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan.
4. Melayani kebutuhan individu anak.
Kurikulum dapat mewadahi kemampuan, kebutuhan,minat setiap anak.
5. Merefleksikan kebutuhan dan nilai masyarakat
Kurikulum harus memperhatikan kebutuhan setiap anak sebagai anggota dari keluarga dan nilai-nilai budaya suatu masyarakat.
6. Mengembangkan standar kompetensi anak
Kurikulum yang dikembangkan harus dapat mengembangkan kompetensi anak. Standar Kompetensi seabagi acuan dalam menyiapkan lingkungan belajar anak.
7. Mewadahi layanan anak berkebutuhan khusus
Kurikulum yang dikembangkan hendaknya memperhatikan semua anak termasuk anak-anak yang berkebutuhan khususus.
8. Menjalin kemitraan dengan keluarga dan masyarakat
Kurikulum hendaknya dapat menunjukkan bagaimana membangun sinegi dengan keluarga dan masyarakat sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai
9.Memperhatikan kesehatan dan keselamatan anak
Kurikulum yang dibangun hendaknya memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan anak saat anak berada disekolah
10.Menjabarkan prosedur pengelolaan Lembaga
Kurikulum hendaknya dapat menjabarkan dengan jelas prosedur manajemen /pengelolaan lembaga kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabiitas.
11. Manajemen Sumber Daya Manusia
Kurikulum hendaknya dapat menggamabarkan proses manajemen pembinaan sumber daya manusia yang terlibat di lembaga
12.Penyediaan Sarana dan Prasarana.
Kurikulum dapat menggambarkan penyediaan srana dan prasaran yang dimiliki lembaga.
C. Komponen Kurikulum
a. Anak
Sasaran layanan pendidikan Anak usia dini adalah anak yang berada pada rentang usia 0 – 6 tahun. Pengelompokan anak didasarkan pada usia sebagai berikut :
1) 0 – 1 tahun
2) 1 – 2 tahun
3) 2- 3 tahun
4) 3 - 4 tahun
5) 4- 5 tahun
6) 5 - 6 tahun .
b. Pendidik
Kompetensi Pendidik anak usia dini memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya Diploma Empat (D-IV) atau Sarjana (S1) di bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain, atau psikologi; dan memiliki sertifikasi profesi guru PAUD atau sekurang - kurangnya telah mendapat pelatihan pendidikan anak usia dini. Adapun rasio pendidik dan anak adalah
1) Usia 0 – 1 tahun rasio 1 : 3 anak
2) Usai 1 – 3 tahun rasio 1 : 6 anak
3) Usia 3 - 4 tahun rasio 1 : 8 anak
4) Usia 4 - 6 tahun rasio 1 : 10 /12 anak
c. Pembelajaran
Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan bermain yang dipersiapkan oleh pendidik dengan menyiapkan materi ( content ), dan proses belajar. Materi belajar bagi anak usia dini dibagi dalam 2 kelompok usia.
Materi Usia lahir sampai 3 tahun meliputi:
1). Pengenalan diri sendiri ( Perkembangan konsep diri)
2). Pengenalan perasaan (Perkembangan emosi)
3). Pengenalan tentang Orang lain (Perkembangan Sosial)
4). Pengenalan berbagai gerak (perkembangan Fisik)
5). Mengembangkan komunikasi (Perkembangan bahasa)
6). Ketrampilan berfikir (Perkembangan kognitif)
Materi untuk anak usia 3 – 6 tahun meliputi :
1) Keaksaraan mencakup peningkatan kosa kata dan bahasa, kesadaran phonologi, wawasan pengetahuan, percakapan, memahami buku-buku, dan teks lainnya.
2) Konsep Matematika mencakup pengenalan angka-angka, pola-pola dan hubungan, geometri dan kesadaran ruang, pengukuran, pengumpulan data, pengorganisasian, dan mempresentasikannya.
3) Pengetahuan Alam lebih menekankan pada objek fisik, kehidupan, bumi dan lingkungan.
4) Pengetahuan Sosial mencakup hidup orang banyak, bekerja, berinteraksi dengan yang lain, membentuk, dan dibentuk oleh lingkungan. Komponen ini membahas karakteristik tempat hidup manusia, dan hubungannya antara tempat yang satu dengan yang lain, juga hubungannya dengan orang banyak. Anak-anak mempelajari tentang dunia dan pemetaannya, misalnya dalam rumah ada ruang tamu, ruang tidur, kamar mandi, dapur, ruang keluarga, ruang belajar; di luar rumah ada taman, garasi, dll. Setiap rumah memiliki tetangga dalam jarak dekat atau jauh.
5) Seni mencakup menari, musik, bermain peran, menggambar dan melukis. Menari, adalah mengekspresikan ide ke dalam gerakan tubuh dengan mendengarkan musik, dan menyampaikan perasaan. Musik, adalah mengkombinasikan instrumen untuk menciptakan melodi dan suara yang menyenagkan. Drama, adalah mengungkapkan cerita melalui aksi, dialog, atau keduanya. Seni juga mencakup melukis, menggambar, mengoleksi sesuatu, modeling, membentuk dengan tanah liat atau materi lain, menyusun bangunan, membuat boneka, mencap dengan stempel, dll.
6) Teknologi mencakup alat-alat dan penggunaan operasi dasar. Kesadaran Teknologi. Komponen ini membahas tentang alat-alat teknologi yang digunakan anak-anak di rumah, di sekolah, dan pekerjaan keluarga. Anak-anak dapat mengenal nama-nama alat dan mesin yang digunakan oleh manusia sehari-hari.
7) Ketrampilan Proses mencakup pengamatan dan eksplorasi; eksperimen, pemecahan masalah; dan koneksi, pengorganisasian, komunikasi, dan informasi yang mewakili.
Untuk mewadahi proses belajar bagi anak usa dini pendidik harus dapat melakukan penataan lingkungan main, menyediakan bahan–bahan main yang terpilih, membangun interaksi dengan anak dan membuat rencana kegiatan main untuk anak. Proses pembelajaran anak usia dini dilakukan melalui sentra atau area main. Sentra atau area tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari masing-masing satuan Pendidikan. Contoh sentra atau area bermain tersebut antara lain : Sentra Balok, Sentra Bermain Peran, Sentra Seni, Sentra Musik, Sentra Persiapan, Sentra agama, dan Sentra Memasak.
d. Penilaian (Assesmen)
Assesmen adalah proses pengumpulan data dan dokumentasi belajar dan perkembangan anak. Assesmen dilakukan melalui : observasi, konfrensi dengan para guru, survey, wawancara dengan orang tua, hasil kerja anak, dan unjuk kerja. Keseluruhan penilaian /assesmen dapat di buat dalam bentuk portofolio.
e. Pengelolaan Pembelajaran
1). Keterlibatan Anak
2). Layanan program
Lembaga Pendidikan anak usia dini dilaksnanakan sesuai satuan Pendidikan masing-masing. Jumlah hari dan jam layanan :
(a) Taman Penitipan Anak (TPA) dilaksanakan 3 – 5 hari dengan jam layanan minimal 6 jam. Minimal layanan dalam satu tahun 144 -160 hari atau 32 – 34 minggu.
(b) Kelompok Bermain (KB) setiap hari atau minimal 3 kali seminggu dengan jumlah jam minimal 3 jam. Minimal layanan dalam satu tahun 144 hari atau 32 - 34 minggu.
(c) Satuan PAUD Sejenis (SPS) minimal satu minggu sekali dengan jam layanan minimal 2 jam. Kekurangan jam layanan pada SPS dilengkapi dengan program pengasuhan yang dilakukan orang tua sehingga jumlah layanan keseluruhan setara dengan 144 hari dalam satu tahun.
(d) Taman Kanak-Kanak (TK) dilaksanakan minimal 5 hari setiap minggu dengan jam layanan minimal 2,5 jam. Layanan dalam satu tahun 160 hari atau 34 minggu.
Layanan pembelajaran pada masing-masing satuan pendidikan anak usia dini mengikuti kalender pendidikan daerah masing-masing.
f. Melibatkan Peranserta masyarakat
Pelaksanaan pendidikan anak usia dini hendaknya dapat melibatkan seluruh komponen masyarakat. Penyelenggaraan pendiikan anak usai dini dapat dilakukan oleh swasta dan pemerintah , yayasan maupun perorangan.
E. Satuan Pendidikan Anak Usia Dini.
Kerangka dasar Kurikulum digunakan pada pendidika anak usia dini jalur formal maupun jalur non formal yaitu : Taman Kanak-Kanak/ Raudhatul Athfal, Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis.
a. Taman Kanak adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia empat tahun sampai enam tahun. Sasaran Pendidikan Taman Kanak-Kanak adalah anak usia 4 - 6 tahun, yang dibagi ke dalam dua kelompok belajar berdasarkan usia yaitu Kelompok A untuk anak usia 4 - 5 tahun dan Kelompok B untuk anak didik usia 5 - 6 tahun.
b. Kelompok Bermain adalah salah satu bentuk PAUD pada jalur pendidikan non formal yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus program kesejahteraan bagi anak usia 2 sampai dengan 4 tahun. Sasaran KB adalah anak usia 2 - 4 tahun dan anak usia 4 - 6 tahun yang tidak dapat dilayani TK (setelah melalui pengkajian dan mendapat rekomendasi dari pihak yang berwenang).
c. Taman Penitipan Anak adalah layanan pendidikan yang dilaksanakan pemerintah dan masyarakat bagi anak usia lahir - 6 tahun yang orang tuanya bekerja. Peserta didik pada TPA adalah anak usia lahir - 6 tahun.
d. Satuan PAUD Sejenis (SPS) adalah layanan minimal merupakan layanan minimal yang hanya dilakukan 1-2 kali/minggu atau merupakan layanan PAUD yang diintegrasikan dengan program layanan lain. Peserta didik pada SPS adalah anak 2-4 tahun.
BAB VI
PENILAIAN KURIKULUM
Evaluasi / Penilaian adalah suatu analisis yang sistimatis untuk melihat efektifitas program yang diberikan dan pengaruh program tersebut terhadap anak. Penilaian kurikulum dilakukan secara berkala dan berkesinambungan oleh Pusat maupun Daerah. Penilaian kurikulum dimaksudkan untuk mngetahui sejauh mana kurikulum dilaksanakan dan kesesuainnya dengan kerangka dasar fungsi dan tujuan pendiikan nasional serta kesesuaian dengan tuntutan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Hasil penilaian kurikulum digunakan untuk menyempurnakan pelaksanaan dan mengembangkan kurikulum selanjutnya.